Struktur Direksi PLN Makin 'Gemuk'
Menneg BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Candra Setya Santoso/Okezone.com
JAKARTA - Meskipun jabatan Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) dihapuskan, namun ternyata struktur dewan direksi PLN yang baru justru semakin 'gemuk' dengan total 10 orang direksi. Padahal dalam jajaran dewan direksi yang lama hanya diisi oleh enam orang direksi.
Dikhawatirkan, pembengkakan ini justru akan membuat PLN menjadi semakin tidak efisien mengingat sebelumnya DPR pernah menyoroti gemuknya organisasi PLN.
"Efisiensi enggak harus dilihat dari besarnya organisasi saja, tapi harus dilihat juga resultnya. Memang harus ada satuan kerja yang mesti ditambah untuk mengurus hal baru," ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar saat konferensi pers seusai pelantikan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi PLN, di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (23/12/2009).
Pembengkakan jumlah direksi tersebut karena terdapat unit baru dibanding direksi sebelumnya seperti pemisahan Direktur yang semula mengurusi luar Jawa Madura Bali menjadi Direktur Operasi Indonesia Barat dan Direktur Operasi Indonesia Timur.
Selain itu, terdapat pula jabatan baru yang sebelumnya tidak ada yaitu Direktur Energi Primer, Direktur Pengadaan Strategis, dan Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko.
Dari keseluruhan dewan direksi yang lama, masih menyisakan dua nama dalam jajaran direksi yang baru yaitu Murtaqi Syamsuddin sebagai Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko dan Setio Anggoro Dewo sebagai Direktur Keuangan.


0 komentar:
Posting Komentar